Komnas Perlindungan Anak Usulkan Saipul Jamil Dipasangi Cip
Komnas Perlindungan Anak Minta KPI Bertindak Terkait Penyambutan Saipul Jamil Usai Keluar dari Penjara
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyatakan akan menyurati Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terkait adanya stasiun televisi yang mengundang artis Saiful Jamil yang baru keluar dari penjara terkait kasus kasus pelecehan seksual remaja dan suap petugas Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Hal ini sebagai langkah antisipasi pelaku pelecehan seksual terhadap anak dan remaja (fedopile) tidak kembali tampil di televisi. Hal itu diungkapkan Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait dalam keterangannya pada media.
"Kita dalam perspektif hukum akan menulis surat ke KPI, apakah unsur-unsurnya terpenuhi melanggar undang-undang penyiaran terkait penyambutan dan munculnya Saipul Jamil kembali di televisi. Jadi nanti biarkan KPI menegur televisi-televisi yang sudah menyiarkan itu, tanpa memenuhi syarat syarat dari undang-undang itu," ungkap Aris.
"Yang kedua kita akan mengirim surat pada Kominfo, peristiwa ini harus jadi perhatian pemerintah disamping bikin petisi-petisi. Tetapi apa yang saya sampaikan tadi, minta masyarakat untuk memboikot tayangan tayangan yang ada di televisi yg diperankan oleh Saipul Jamil," tambahnya.
Aris menyatakan boikot Saipul Jamil untuk masuk televisi perlu dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku pelecehan seksual khususnya bagi anak dan remaja.
"Ini kejahatan merusak generasi bangsa maka kami minta semua masyarakat untuk memboikot tayangan-tayangan Saipul Jamil di televisi maupun media online. Lalu yang kedua meminta kalau ada siaran dari televisi minta masyarakat mematikan televisi kalau ada tayangan dia. Ini agar masyarakat tidak mencontoh hal-hal buruk dari sosoknya. Maka kami juga dukung adanya petisi Boikot Saiful Jamil dari televisi," tambahnya.
Selain meminta KPI dan televisi untuk tidak memberikan ruang pada pelaku pelecehan seksual anak dan remaja, Pihaknya juga meminta artis dan publik figur yang menyambut kebebasan Saipul Jamil dari Lapas Kelas 1 Cipinang. Bahkan dirinya tidak menutup kemungkinan akan menyeret beberapa artis yang menyambut Saiful Jamil itu ke ranah pidana.
"Sebenarnya mereka yang ikut menyambut Saipul Jamil dengan melaksanakan acara penyambutan keluarnya Saipul Jamil bisa dilaporkan ikut serta, mendukung pedofilia itu. Misalnya saya dengar Inul Daratista yang menyiapkan itu semua kan. Itu bisa dikenakan pidana karena turut serta mendukung terjadinya kekerasan seksual walaupun Saipul Jamil telah menjalani proses pidananya," tuturnya menambahkan.
"Kita minta semua masyarakat untuk memboikot tayangan-tayangan Saipul Jamil di televisi maupun media online. Kita dukung adanya petisi boikot Saipul Jamil tampil di televisi, karena datanya saat ini katanya sudah ditandatangani 400 ribu orang, karena kejahatan merusak generasi bangsa maka kami minta semua masyarakat untuk memboikot tayangan-tayangan Saipul Jamil di televisi maupun media online," tandasnya.
Komnas Perlindungan Anak Usulkan Saipul Jamil Dipasangi Cip
Selebrasi penyambutan Saipul Jamil yang baru bebas dari penjara beberapa hari lalu dikutuk banyak pihak. Salah satunya Komnas Perlindungan Anak yang geram atas aksi tersebut. Komnas PA mengusulkan seharusnya para predator anak mengasingkan diri dari sorotan publik dan dipasangi cip agar bisa terus diawasi. (beritasatu.com & detik.com)


Belum ada Komentar untuk "Komnas Perlindungan Anak Usulkan Saipul Jamil Dipasangi Cip"
Posting Komentar